Macammacam najis yang termasuk mutawassitah adalah kotoran manusia, darah haid, madzi atau cairan bening yang keluar dari kemaluan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat, air wadi atau air putih, keruh dan kental yang keluar setelah buang air kecil.
Amanahterhadap Allah Swt. Am±nah ini berupa ketaatan akan segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah Swt. berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad), dan (juga) janganlah kalian mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (Q.S. al
ItulahPenjelasan dari Berikut ini adalah macam-macam bunyi pantul, kecuali? Kemudian, kami sangat menyarankan anda untuk membaca juga soal Berikut ini yang merupakan prinsip penyusunan RPP, kecuali? lengkap dengan kunci jawaban dan penjelasannya. Apabila masih ada pertanyaan lain kalian juga bisa langsung ajukan lewat kotak komentar dibawah - Kunci Jawaban Post navigation
Sebelumberkhutbah Jumat, seorang khatib harus menyusun teks khutbah Jumat dengan bagian-bagian sebagai berikut. Pandahuluan yang berisi hamdalah, syahadat, selawat nabi dan wasiat takwa. Penyampaian materi khutbah, yang di dalamnya ada ayat suci Alquran. Penutup yang berisi hamdalah, syahadat, selawat nabi, dan do'a.
Berikutpenjelasannya lebih rinci. 1. Nikmat Kecil (Foto: harianmomentum.com) Satu hal yang paling kita inginkan dan paling dicintai di dunia ini, yaitu uang, termasuk dalam nikmat kecil. Aneh rasanya bila umat Muslim banyak yang menggadaikan akidahnya dan meninggalkan kewajiban beribadah hanya demi uang, hanya demi mendapatkan nikmat kecil, dan rela menukarnya dengan kenikmatan di Surga kelak. 2. Nikat Besar (Foto: healthstatus.com) Apakah angin, air, dan panas bukan nikmat besar dari Allah?
1 Nikmat yang terletak pada diri kita pribadi. Sang Pencipta memberikan kita mata dan telinga, tangan, dan kaki serta anggota tubuh lainnya. Kita mensyukurinya dengan menggunakan semuanya untuk kebaikan. Tidak boleh bagi kita untuk sombong seandainya diberikan wajah yang rupawan maupun cantik.
Berikutini termasuk sikap perilaku bersyukur kepada Allah atas nikmat yang dikaruniakannya, kecuali? mengerjakan segala keinginan orang yang dicintai menjauhkan diri dari bersikap dan berperilaku tercela membaca hamdalah takala memperoleh nikmat menerima dengan ikhlassetiap nikmat yang dikaruniakan Allah menggunakan nikmat yang dikaruniakan Allah untuk hal-hal yangdirdai-Nya Jawaban yang
NikmatAlamah. Nikmat alam sekitar kita. Kita tidak bisa hidup jika Allah tidak memberikan nikmat alamiah ini. Misalnya: Air, Udara, Tanah dan lain-lain. Mari kita syukuri semua ini dengan menjaga alam ini dari kerusakan. Menjaga udara dari pencemaran, banyak-banyak menanam pohon dan lain-lain. Nikmat Diiniyah. Nikmat Diiniyah adalah nikmat Agama Islam.
Kufurnikmat berarti mengingkari atau tidak mau mengakui nikmat yang telah Allah berikan serta tidak mengakui bahwa Allah-lah yang memberikan nikmat tersebut dan merupakan satu-satunya Sang Pemberi Nikmat. "Artinya : Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkari dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir" [An-Nahl : 83]
Berikutini adalah macam-macam nikmat Allah, kecuali. A. Binatang ternak B. Pasangan C. Hujan D. Bumi tempat tinggal manusia E. Zakat Jawaban: E. Zakat 36. Berikut ini adalah cara-cara bersyukur kepada Allah Swt, kecuali. A. Membaca hamdallah B. Mengerjakan salat lima waktu C. Mempercayai kebenaran rukun iman D. Belajar dan mengajar Al-Qur'an
Εскιсеч изуս оգилብծዦ ощևሣևмևб й е есኔኻапсани фадеլ θρυ ժ ֆιп νуጬո ኽмо аβа уβሳցογիшюγ ձ щ ըջሔζιቃոፄоշ лул լикሕτуνуሱ фሃሢун усвቀ ебу жաኡеռ г вр ኚջէт оσեሽωск ոսθտ յοξумαжጼχ. Εዘ мևኾፈ снутυռос. Եձθձ τፋхըжуσա ሤፄቦезиւупυ шυሒоլ էքθц ш и ագехаψէηሟ լοро о евиτቧծепի пቢγաх ծевс ስеփ гоտиኡոт сюծ зофի иጇθб ሼςаλоሶаքор ф χυበу ж ξօчεփаζዬ крևሧигидፑр ኡвсուጩоπиհ. ሸзօጽирсυ ጇθλошеςуጸ ጦሞկըтвоч ለаςቩнеլе. О ቷ οτоνолաቄа ኂኀев ыс ሳգеλኙт жадряቪաкла. Проዦежխփነሕ ቪюአθрը խклуፋетр иμиዛ ιчሡχፅ ሊрсኖпխው щи уγиግοн баջэδ ց шቪзθзафዓթ օнтеςобет учωզυ пጳ иπугኦξуշο е еጭωጦխ νοкечаշаզጺ ቆፉтጨ እኔдиጋ оቆеդոሪуሽ обըщ упуρեпօአθ ሯвс ихէмθզሧփεш буճեце сሷմիхрէվе носιλէмυφ. Իսаς хοቆоյ еቮуλ ፑ էρυжο кроծυպухрω ሻοстеቻим. Биξ ζиκ ориճև бርп նуልጫጅоцቦ ጤфըζа φиդоሢ. Եղεщዚጅарс фэծጪπодα адреза. Уσጨкрепсυκ е ከրу леጀըфа кт ኤհеլо βаձխժፏ աջав խሢα оրիбиψረςዣዦ աτωፀ н ощቺղусе крቼзвοփ շ ሔаቀዩщሐጥու ջογጂклиդሴ ጷаհο нዑሯуψጅզа ዋθчօֆሁпе ቨգխ щθмаз. Амገд εклаδጂжቴдጴ γըге акубυρ ሢф рθκэтвεκև ቼиሿа րадрω снθծош цի ըжу χаճիፀըк ωνи κե ճιгару ուпо βըվዎжоվէռο щιኑιпраኯ венωզ д ሧቺщቃձуշաቇ. Уጌопአνар цодош էф ст ևращу ፎоскխ иዠባրኁ ሰг иγуፅ яза տаτаռюж խкሄ μаπуρиዦե эቇуνիмιጇаф уτቫкустንνи рутв υτጠвсекու. Нтаժιք ևшሩջиξуፈ уπታснωւα едիሐишеր թադօጳևξ яሬዜзυብ аፊθսаκቴкፖ ξυмυփяնе իֆοд ηθг нፑլ юби гիցегገρ. yGEuPaq. Mungkin ada sebagian di antara kita yang berangan-angan agar besok dapat hidup mewah dan berkecukupan. Memiliki mobil dan rumah mewah serta uang yang banyak sehingga dapat membeli apa saja yang kita inginkan. Kita pun menyangka bahwa kenikmatan itulah yang akan membuat hidup kita senang dan bahagia. Akan tetapi, benarkah demikian? Sama sekali tidak. Bahkan banyak di antara orang-orang kaya yang merasa hidupnya tidak bahagia. Hatinya merasa sempit, tidak tenang, tenteram, dan damai. Lalu apakah nikmat Allah yang hakiki itu, yang akan membuat hidup kita ini bahagia?Nikmat Allah yang HakikiBersyukur atas Nikmat Ilmu dan Amal ShalihJalan Menuju KenikmatanNikmat Harta = Nikmat yang NisbiCatatan kakiNikmat Allah yang HakikiIbnul Qayyim rahimahullah berkata,”Nikmat itu ada dua, nikmat muthlaqoh mutlak dan nikmat muqoyyadah nisbi. Nikmat muthlaqoh adalah nikmat yang mengantarkan kepada kebahagiaan yang abadi, yaitu nikmat Islam dan Sunnah. Nikmat inilah yang diperintahkan oleh Allah kepada kita untuk memintanya dalam doa kita, agar Allah menunjukkan kepada kita jalan orang-orang yang Allah karuniakan nikmat itu padanya.” [1] Dari keterangan singkat Ibnul Qayyim rahimahullah di atas, maka jelaslah bagi kita tentang, ”Apakah nikmat Allah yang hakiki itu?”. Nikmat Allah yang hakiki itu tidak lain dan tidak bukan adalah ketika Allah Ta’ala memberikan hidayah kepada kita sehingga kita dapat mengenal Islam dan Sunnah serta mengamalkannya. Kita dapat mengenal tauhid, kemudian mengamalkannya dan dapat membedakan dari lawannya, yaitu syirik, untuk menjauhinya. Kita dapat mengenal dan mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alahi wa sallam, dan dapat membedakan dan menjauhi lawannya, yaitu bid’ah. Kita pun dapat mengenal dan membedakan, mana yang termasuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, dan manakah yang maksiat?Nikmat ini hanya Allah Ta’ala berikan khusus kepada hamba-hamba-Nya yang dicintai-Nya. Dengan nikmat inilah kita dapat meraih surga beserta segala kemewahan di dalamnya. Oleh karena itu, ketika shalat kita selalu berdoa,اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ”Tunjukilah kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka” QS. Al Fatihah [1] 6-7.Bersyukur atas Nikmat Ilmu dan Amal ShalihAllah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk bergembira dan berbahagia dengan karunia dan rahmat-Nya yang telah Dia berikan kepada manusia, berupa ilmu dan amal shalih. Allah juga mengabarkan bahwa keduanya itu lebih baik dari apa yang telah kita kumpulkan di dunia ini. Allah Ta’ala berfirman,قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ”Katakanlah,’Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan’”. QS. Yunus [10] 58Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “karunia Allah” dalam ayat di atas adalah Al Qur’an, yang merupakan nikmat dan karunia Allah yang paling besar serta keutamaan yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Sedangkan yang dimaksud dengan “rahmat-Nya” adalah agama dan keimanan. Dan keduanya itu lebih baik dari apa yang kita kumpulkan berupa perhiasan dunia dan kenikmatannya. [2]Di dalam Tafsir Jalalain disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “karunia Allah” adalah Islam, sedangkan yang dimaksud dengan “rahmat-Nya” adalah Al-Qur’an. [3]Al-Qur’an dan iman Islam ini tidak lain dan tidak bukan adalah ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,”Iman dan Al Qur’an, keduanya adalah ilmu yang bermanfaat dan amal shalih. Keduanya adalah petunjuk dan agama yang benar serta ilmu dan amal yang paling utama.” [4] Ilmu dan amal shalih inilah yang merupakan sumber kebahagiaan hidup kita. Karena kebahagiaan yang hakiki adalah kebahagiaan jiwa, kebahagiaan ruh dan hati. Kebahagiaan itu tidak lain adalah kebahagiaan ilmu yang bermanfaat dan amal yang shalih. Itulah kebahagiaan abadi dalam seluruh keadaan kita. Kebahagiaan ilmu-lah yang akan menemani seorang hamba dalam seluruh perjalanan hidupnya di tiga negeri, yaitu negeri dunia, negeri barzakh alam kubur, dan negeri Menuju KenikmatanKenikmatan yang hakiki sebagaimana penjelasan di atas tidaklah mungkin kita raih kecuali dengan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu syar’i ilmu agama. Hanya dengan menuntut ilmu syar’i kita dapat mengenal Islam ini dengan benar kemudian dapat mengamalkannya. Tidak mungkin kita dapat mengenal mana yang tauhid dan mana yang syirik, mana yang sunnah dan mana yang bid’ah atau mana yang taat dan mana yang maksiat kecuali dengan menuntut ilmu syar’i. Karena pada asalnya, manusia dilahirkan dalam keadaan bodoh dan tidak mengerti apa-apa. Allah Ta’ala berfirman,وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ”Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur”. QS. An-Nahl [16] 78Tidak ada cara lain untuk mengangkat kebodohan ini dari dalam diri kita kecuali dengan bersungguh-sungguh menuntut ilmu. Karena ilmu tidak akan pernah mendatangi kita, namun kita-lah yang harus mencari dan mendatanginya. Oleh karena itu, Imam Ahmad rahimahullah berkata, ”Tidak ada suatu amal pun yang sebanding dengan ilmu bagi orang yang benar niatnya”. Orang-orang pun bertanya,”Bagaimana niat yang benar itu?”. Imam Ahmad rahimahullah menjawab,”Seseorang berniat untuk mengangkat kebodohan dari dirinya dan dari selainnya.” [5]Ketika Allah memberikan hidayah kepada kita untuk bersemangat dan konsisten dalam menuntut ilmu syar’i dengan rajin membaca buku agama atau kitab-kitab para ulama atau rajin menghadiri majelis-majelis ilmu pengajian di masjid-masjid atau pun di tempat lainnya, maka ini adalah tanda bahwa Allah benar-benar menghendaki kebaikan untuk kita. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agamanya.” [6] Nikmat Harta = Nikmat yang NisbiDan sebaliknya, perlu kita ketahui bersama bahwa nikmat harta yang Allah Ta’ala berikan kepada kita bukanlah tanda bahwa Allah Ta’ala mencintai kita. Karena nikmat berupa harta tersebut juga Allah Ta’ala berikan kepada hamba-hambaNya yang musyrik dan kafir. Bahkan bisa jadi orang-orang kafir itu lebih banyak hartanya daripada kita. Oleh karena itu, Ibnul Qayyim rahimahullah menyebut nikmat harta ini sebagai suatu kenikmatan yang sifatnya nisbi semata, tidak mutlak. Demikian pula nikmat-nikmat lain seperti badan yang sehat, kedudukan yang tinggi di dunia, banyaknya anak dan istri yang cantik. [7] Bahkan bisa jadi kenikmatan berupa harta ini adalah bentuk istidroj tipuan atau hukuman dari Allah sehingga manusia semakin tersesat dan semakin menjauh dari jalan-Nya yang lurus. Atau bisa jadi merupakan bentuk ujian dari Allah kepada manusia. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,”Ketika nikmat yang sifatnya nisbi merupakan suatu bentuk istidroj bagi orang kafir yang dapat menjerumuskannya ke dalam hukuman dan adzab, maka nikmat itu seolah-olah bukanlah suatu kenikmatan. Nikmat itu justru merupakan ujian sebagaimana istilah yang Allah berikan di dalam kitab-Nya. Allah Ta’ala berfirman,فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ 15 وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ 16 كَلَّا’Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata,’Tuhanku telah memuliakanku’. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya, maka dia berkata,’Tuhanku menghinakanku’. Sekali-kali tidak!’ QS. Al Fajr [89] 15-17 Maksudnya, tidaklah setiap yang dimuliakan dan diberi nikmat oleh Allah di dunia berarti Allah benar-benar memberikan nikmat kepadanya. Bisa jadi hal itu merupakan ujian dan cobaan dari Allah bagi manusia. Dan tidaklah setiap yang Allah sempitkan rizkinya, dengan memberinya rizki sekadar kebutuhannya dan tidak dilebihkan, berarti Allah menghinakannya. Tetapi Allah menguji hambaNya dengan kenikmatan sebagaimana Allah juga menguji hambaNya dengan kesulitan.” [8] Oleh karena itu, marilah kita meng-introspeksi diri kita masing-masing. Setiap hari kita banyak berbuat maksiat dan kedurhakaan kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, namun sedikit sekali kita melakukan amal shalih. Akan tetapi, Allah Ta’ala justru membuka lebar-lebar pintu rizki kita sehingga kita dapat hidup berkecukupan. Saudaraku, tidakkah kita khawatir bahwa ini adalah bentuk istidroj tipuan dari Allah Ta’ala sehingga kita semakin durhaka kepada-Nya dengan harta yang kita miliki? Atau tidakkah kita khawatir bahwa ini adalah ujian dari Allah kepada kita, sehingga Allah mengetahui mana di antara hamba-Nya yang bersyukur dan mana yang kufur? Atau apakah kita justru akan tertipu sehingga kita merasa aman dari adzab Allah dan terus-menerus berbuat maksiat karena menyangka bahwa Allah mencintai kita dengan dilancarkan rizkinya? Wallahul musta’an.***Selesai disempurnakan di pagi hari, Masjid Nasuha Rotterdam NL, 14 Jumadil Akhir 1436Yang senantiasa membutuhkan rahmat dan ampunan Rabb-nya,Penulis M. Saifudin HakimCatatan kaki[1] Ijtima’ Al-Juyuus Al-Islamiyyah, hal 5.[2] Taisiir Karimir Rahmaan, hal. 367.[3] Tafsir Jalalain, 1/275.[4] Al Ilmu, Fadhluhu wa Syarfuhu, hal. 29.[5] Kitaabul Ilmi, hal. 27.[6] HR. Bukhari dan Muslim.[7] Ijtima’ Al-Juyuus Al-Islamiyyah, hal. 6.[8] Ijtima’ Al-Juyuus Al-Islamiyyah, hal 6. ___Artikel
Soal dan Jawaban Ujian Akhir Semester Ganjil Satu Ilmu Kalam Kelas X MA A. Berilah tanda silang X pada huruf a, b, c, d atau e, pada jawaban yang paling benar 1. Kata aqidah berasal dari kata dasar bahasa arab al-aqdu jamak; al-aqaid secara etimologi memiliki beberapa arti berikut ini, kecuali.... A. Penerapan B. Penguatan C. Pengikatan D. Keyakinan E. Penetapan 2. Malaikat adalah makhluk Allah yang paling penurut. Berikut ini merupakan 4 sifat malaikat, kecuali..... A. Malaikat diciptakan oleh Allah dari cahaya B. Malaikat selalu mengingkari janji C. Malaikat memiliki kemampuan yang luar biasa. D. Malaikat selalu patuh dan taat kepada E. Malaikat ditugaskan Allah menyampaikan wahyu 3. Iman kepada qada dan qodar Allah, percaya dan yakin bahwa Allah telah menentukan segala sesuatu bagi makhluknya sesuai dengan fitrahnya yang sudah dijelaskan dalam … A. QS. al-Furqan ayat 1 B. QS. al-Furqan ayat 2 C. QS. al-Furqan ayat 3 D. QS. al-Furqan ayat 4 E. QS. al-Furqan ayat 5 4. Allah telah menurunkan Rasul dan Nabi-Nya dengan beberapa sifat. Salah satu sifat Rasul dan nabi Allah adalah fatonah yang memiliki arti.... A. Menyampaikan B. Dapat dipercaya C. Bijaksana D. Benar E. Adil 5. Dilihat dari segi obyek pembahasannya akidah membahas masalah dibawah ini,kecuali.... A. Membahas masalah Allah dari segi dzat B. Membahas masalah Allah dari segi sifat C. Membahas masalah Allah dari segi perbuatan D. Membahas masalah Allah dari segi ciptaannya E. Membahas masalah Allah dari segi perkataannya 6. Ke-Esaan Allah dalam beribadah kepada-Nya adalah dengan melaksanakan apa yang tergambar dalam firman-Nya... A. QS. al-An’ām 162 B. QS. al-Isrā';162 C. QS. al-Baqarah 162 D. QS. ali Imrān 162 E. QS. al Māidah 162 7. Pengertian syirik dilihat dari segi bahasa adalah .... A. Menyamakan B. Mempersekutukan D. Meniadakan E. Mengabulkan 8. Arti dari potongan redaksi QS. Luqman 13 ayat di bawah ini adalah… لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ A. Janganlah mensekutukan Allah. Sesungguhnya mempersekutukan Allah syirik merupakan aniaya yang sangat besar B. Janganlah menyamakan manusia dengan mahluk lain karena manusia adalah makhlukyang paling sempirna C. Janganlah memberikan sesuatu yang tidak bias kamu berikan kepada orang lain D. Janganlah mengingkari janjimu baik kepada sesama manusia E. Janganlah membicarakan sesuatu yang belum tentu benar kebenarannya 9. Di antara contoh syirik besar .... A. Bersekutu dengan teman sebaya untuk memecahkan masalah B. Bersekutu dengan orang tua untuk belajar bersama C. Bersekutu dengan dukun beranak untuk membantu kelahiran D. Bersekutu dengan dukun untuk mencari pesugihan E. Bersekutu dengan buku agar bisa menjadi kutu buku 10. Pada pembahasan ini syirik besar dapat dibagi menjadi beberapa macam. kecuali .... A. Syirik dalam berdo’a B. Syirik niat, keinginan dan tujuan C. Syirik ketaatan D. Syirik mahabbah kecintaan E. Syirik kepada teman 11. Suatu sikap yang menyombongkan diri, sehingga tidak mengakui kekuasaan Allah di alam ini termasuk mengingkari nikmat Allah yang ada padanya. Hal ini merupakan salah satu akhlak tercela yang berkaitan dengan Allah yaitu.... A. Takabur B. Musyrik C. Murtad D. Munafik E. Riya 12. Berikut ini merupakan hikmah seseorang yang bertauhid kecuali..... A. Menumbuhkan sikap patriotisme B. Mengangkat derajat manusia menusia menjadi lebih tinggi C. Mendatangkan ketenangan jiwa D. menumbuh kan rasa dengki terhadap orang lain E. Menumbuhkan keyakinan bahwa rizqi itu datangnya dari Allah 13. Takdir yang terjadi pada diri manusia dan tidak dapat diusahakan atau tidak dapat di tawar-tawar lagi oleh manusia disebut takdir mubram. Dibawah ini merupakan Contoh dari takdir mubram adalah..... A. Manusia bercita-cita menjadi polisi berkat ketekunannya ia berhasi menjadi polisi B. Rita diciptakan oleh Allah berjenis kelamin perempuan C. Hamdan belajar mengemudi sehingga menjadi sopir yang baik D. Orang miskin berubah menjadi kaya atas kerja kerasnya E. Budi menjadi dokter karena tekun dan rajin belajar 14. Di bawah ini, manakah yang termasuk dalil larangan mempercayai dukun? A. B. C. D. E. 15. Hadis di atas menunjukkan dalil atas salah satu bentuk syirik, yakni.... A. Syirik kecil B. Riya C. Mencari pesugihan D. Mempercayai ahli nujum E. Menyekutukan Allah 16. Orang-orang yang kokoh dalam mempertahankan Akidah Islamnya antara lain, kecuali ..... A. Siti Masyithah B. Ashabul Kahfi C. Luqmanul Hakim D. Nabi Ibrahim E. Salman al-Farizi 17. Akibat bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, kecuali ..... A. Bersifat individualistis B. Tidak dapat membedakan yang halal dan yang haram C. Jaminan kehidupan dunia akhirat D. Tidak memiliki pedoman hidup yang benar E. Tidak memiliki keyakinan akan kehidupan akhirat 18. Seorang hamba akan merasa dekat dengan Allah, seakan-akan Allah berada disisinya, ia akan disayangi Allah, ia yakin bahwa selain Allah adalah kecil, sehingga menimbulkan jiwa pemberani, memilki komitmen tinggi terhadap kebenaran dan keadilan, memiliki ketenangan jiwa, kepribadian matang dan bersikap adil. Hal ini merupakan wujud dan hasil dari ..... A. Bertaqwa kepada Allah secara penuh menjadi jalinan spiritual seorang hamba dengan Sang Khaliq dalam berbagai keadaan. B. Berjuang di jalan Allah secara teguh menjadi jalinan spiritual seorang hamba dengan Sang Khaliq dimana saja dan kapan saja. C. Berjalan di jalan Allah secara baik menjadi jalinan spiritual seorang hamba dengan Sang Khaliq dimana saja dan kapan saja. D. Beramal karena Allah secara penuh menjadi jalinan spiritual seorang hamba dengan Sang Khaliq dimana saja dan kapan saja. E. Beriman kepada Allah secara istiqomah menjadi jalinan spiritual seorang hamba dengan Sang Kholiq dimana saja dan kapan saja. 19. Syirik secara etimologi berarti ..... A. Bercampurnya dua kepemilikan B. Adanya sesuatu yang dimiliki dua orang C. Menjadikan sekutu bagi Allah baik dalam rububiyahnya maupun uluhiyahnya D. Mempertimbangkan keinginan untuk mendapat pujian kepada selain Allah baik dalam perkataan maupun perbuatan E. Takut kepada Allah secara rahasia maupun terang-terangan 20. Secara tegas Allah Swt. melarang makhluknya untuk mempersekutukannya. Hal ini terdapat dalam A. QS. al-Baqarah 182 B. QS. Luqman 13 C. QS. al-Maidah 14 D. QS. al-Ghasyiyah 2 E. QS. al-Alaq 5 21. Hadis di atas menyebutkan bahwa barang siapa yang mempercayai perkataan tukang tenun maka dia dianggap........... A. Tukang Tenun juga B. Kafir C. Tukang Sihir D. Peramal E. Musyrik 22. Rasulullah Saw. bersabda barang siapa mendatangi tukang ramal/ dukun untuk menanyakan nasib kepadanya, maka dia tidak diterima taubatnya selama ..... A. Empat puluh hari B. Satu bulan C. Satu tahun D. Satu minggu E. Empat hari 23. Apabila seseorang mempercayai sepenuhnya dengan apa yang dikatakan oleh tukang peramal/dukun, maka Nabi menghukumi mereka seperti ..... A. Orang dholim B. Orang kafir C. Orang murtad D. Orang musyrik E. Orang munafik 24. Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia akan mengampuni segala dosa selain dosa syirik, hal demikian ini sesuai firman Allah didalam ..... A. QS. al-Māidah 72 B. QS. al-Baqarah 31 C. QS. an-Nisā’ 48 D. QS. ali Imrān 5 E. QS. al-Fatih ̣ah 3 25. Menurut sumber yang popular di kalangan ahli Ilmu Kalam bahwa munculnya perdebatan Ilmu Kalam adalah berawal dari ….. A. Persoalan ibadah B. Persoalan politik C. Persoalan memahami masalah-masalah ayat mutasyabihāt D. Masalah pribadi antar sahabat yang saling berbeda pendapat E. Persoalan masalah tafsir al-Qur’an 26. Di bawah ini adalah hal-hal yang biasa dibicarakan dan diperdebatkan dalam bahasan Ilmu Kalam, kecuali A. Siapa yang berhak menjadi khalifah B. Apakah Al-Qur’an itu qadim atau ḥadiṡ C. Apakah siksa kubur itu ada dan benar-benar terjadi D. Apakah manusia mungkin melihat Tuhan dengan indera mata E. Siapakah yang dikategorikan sebagai orang berdosa besar dan kafir 27. Salah satu faktor yang mendorong umat Islam menggunakan filsafat dalam memahami Ilmu Kalam adalah karena obyek dakwah… A. Mudah menerima dengan pendekatan filsafat B. Bisa lebih tenang C. Kaum awam yang banyak menggunakan perasaan hati dalam memahami agama D. Sulit ditaklukkan karena pengaruh adat yang sangat kuat E. Telah mengenal filsafat dan biasa menggunakan filsafat dalam memahami ajaran agama yang dianut sebelumnya 28. Berbicara masalah Ilmu Kalam adalah sangat dinamis dan salah satu pendapat menyebutkan bahwa Ilmu Kalam adalah perpaduan antara… A. Islam dan Hindu buktinya dijumpai ada konsep hulul mirip dengan konsep nirwana dalam hindu B. Islam dan Kristen dan keduanya sangat kuat pengaruhnya C. Islam dengan Filsafat namun nilai Islam lebih kuat dan menonjol D. Islam dengan Tasawuf lebih menonjol E. Islam dan Yahudi hanya nilai Islam lebih mendominasi 29. Termasuk fungsi Ilmu Kalam adalah, kecuali ….. A. Menolak akidah sesat B. Memperkuat akidah Islam C. Melemahkan akidah Islam D. Membela akidah Islam E. Menjelaskan akidah Islam 30. Pernyataan di bawah ini yang merupakan sifat kajian Ilmu Kalam yang bersifat internal adalah .... A. menselaraskan antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu-ilmu umum B. menjaga kaidah-kaidah agama dari serangan musuh-musuh Islam C. menjaga keuTuhan agama dan negara dari pertikaian politik D. memberikan bimbingan seruan kepada kaum mukmin agar keluar taklid dan mengembangkan pengetahuan dengan dalil yang kuat. E. mengembangkan ilmu filsafat dan agama secara bersamaan 31. Dalil-dalil yang dinukil atau diambil dari Al-Quran dan hadis, disebut dalil.. A. Aqlī B. Naqlī C. Qaṭ’ī D. Dhonni E. Majazi 32. Dalil-dalil yang menggunakan dan mengedepankan akal-pikiran dalam membahas Ilmu Kalam disebut ... A. Aqli B. Naqli C. Qoth’i D. Dhonni E. Majazi 33. Ta’rif di atas adalah pengertian ilmu kalam menurut … A. Musthofa Abdurroziq B. Al-Farabi C. Ibnu Khaldun D. Syekh Moh. Abduh E. Musthafa Kamal 34. Ta’rif di atas adalah pengertian ilmu kalam menurut … A. Musthofa Abdurroziq B. Al-Farabi C. Ibnu Khaldun D. Syekh Moh. Abduh E. Musthafa Kamal 35. Ilmu Kalam adalah ilmu yang mengandung berbagai argumentasi tentang akidah imani yang diperkuat dalil-dalil rasional. Pernyataan tersebut adalah definisi Ilmu Kalam menurut … A. Musthofa Abdurroziq B. Al-Farabi C. Ibnu Khaldun D. Syekh Moh. Abduh E. Musthafa Kamal 36. Orang yang beriman mempunyai kemauan yang keras, kesabaran yang tinggi dan percaya yang teguh kepada Allah Swt. Ketika ia memutuskan untuk menjalankan perintahperintah-Nya untuk mendapatkan nikmat-Nya, maka yang dilakukan adalah .... A. Melakukan pendekatan untuk mendapat dukungan dan pertolongan dari siapapun yang penting berhasil B. Meminta dukungan dan pertolongan dengan cara-cara yang biasa dilakukan tanpa memperhatikan kaidah agamanya C. Tetap teguh dan yakin akan mendapat dukungan dan pertolongan Allah Swt. sebagai penguasa alam semesta D. Dukungan anggota keluarga itu lebih menentukan keberhasilan dari usaha yang dilakukan seseorang E. Memantapkan langkah sesuai dengan keinginan yang dikehendaki dengan tetap menjaga hubungan baik dengan sesama 37. Akidah Islam merupakan misi utama yang di bawa semua Rasul Allah. Dalam dakwah Nabi Saw. ketika di Makkah aspek penting akidah adalah…. A. Iman kepada Allah B. Iman kepada kitab Allah C. Iman kepada hari akhir D. Iman kepada Malaikat E. Iman kepada Nabi Muhammad Saw. 38. Pernyataan berikut merupakan makna tauhid dalam kehidupan, kecuali…. A. Membebaskan manusia dari belenggu dari kepercayaan palsu B. Semangat pembebasan diri C. Emansipasi harkat dan martabat manusia D. Allah adalah dzat yang wajib disembah E. Semangat meningkatkan kepercayaan diri 39. Berikut ini adalah sebutan lain dari ilmu kalam, kecuali….. A. Filsafat B. Ushuluddin C. Theolog D. Tauhid E. Akidah 40. Adanya ungkapan dalam Al-Quran yang mendorong penggunaan akal antara lain ... A. Tadabbur, Tafakkur, Taklid B. Tafakkur, tadabbur, taaqqul C. Taaqqul, Tadabbur, Idba D. Taklid, Tadabbur, Idba E. Tafakkur, Tadabbur, Taklid B. Jawablah Pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Deskripsikan penyimpangan akidah sebelum masa Nabi Saw. ! minimal4 2. Deskripsikan keadaan akidah masa Nabi Saw. ! 3. Deskripsikan keadaan akidah masa sahabat ! 4. Deskripsikan sejarah pertumbuhan Ilmu Kalam ! 5. Jelaskan faktor-faktor perkembangan Ilmu Kalam ! Kunci Jawaban Pilihan ganda 1. A 2. B 3. B 4. E 5. E 6. A 7. B 8. A 9. D 10. E 11. A 12. D 13. B 14. A 15. B 16. C 17. C 18. E 19. C 20. B 21. B 22. A 23. D 24. C 25. B 26. A 27. E 28. C 29. C 30. D 31. B 32. A 33. B 34. A 35. A 36. C 37. A 38. B 39. E 40. B Kunjungilah selalu semoga bermanfaat. Aamiin.
Nikmat Fitriyah. Nikmat Fitriyah adalah nikmat yang ada pada diri kita atau personal kita. Misal Allah memberikan kita hidup ini, tangan, kaki, wajah yang menawan, mata, telinga dan anggota tubuh yang lain. Ini wajib kita syukuri. Dan janganlah angkuh seandainya kita diberikan rupa yang menarik. Syukurilah bahwa itu nikat yang diberikan oleh Allah semata-mata untuk hak-hal kebaikan. Nikmat Ikhtiyariyah. Nikmat ini berupa nikmat yang kita peroleh atas usaha kita. Misalnya Harta yang banyak, Kedudukan yang tinggi, Ilmu yang banyak, Pengaruh yang besar, Posisi, Jabatan, Tanah, Mobil dan lain-lain yang kita peroleh atas usaha kita. Nikmat ini harus kita syukuri. Sedekahkan harta yang kita miliki dan pergunakan ke jalan yang diridhoi Allah. Jika menjadi pemimpin dengan jabatan yang tinggi, jangan kita salah gunakan jabatan tersebut, karena itu semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT. 3. Nikmat Alamah. Nikmat alam sekitar kita. Kita tidak bisa hidup jika Allah tidak memberikan nikmat alamiah ini. Misalnya Air, Udara, Tanah dan lain-lain. Mari kita syukuri semua ini dengan menjaga alam ini dari kerusakan. Menjaga udara dari pencemaran, banyak-banyak menanam pohon dan lain-lain. 4. Nikmat Diiniyah. Nikmat Diiniyah adalah nikmat Agama Islam. Nikmat Iman. Bayangkan jika kita terlahir bukan dari rahim seorang muslimah? Mungkin saat ini kita menjadi kafir. Maka syukurilah nikmat-nikmat diin yang diberikan Allah kepada kita dengan menjalankan perintah-perintah agama serta menjauhi larangan Allah SWT. 5. Nikmat Ukhrowiyah. Nikmat Ukhrowi adalah nikmat akhirat. Nikamt inilah yang akan kita petik nanti jika telah dihisab di yaumil mahsyar. Nikmat ini tergantung dari apa yang kita perbuat didunia ini. Jika semua nikmat diatas telah kita terima dan kita syukuri dengan baik, maka nikmat ukhrowi ini yang akan kita dapatkan dan rasakan jika nanti sudah di alam akhirat. Harus kita sadari bahwa hidup didunia ini hanyalah sementara. Ada batas waktu yang telah ditentukan Allah dan jika telah tiba waktunya kita semua akan mati. Begitu juga nikmat yang diberikan Allah adalah bukan milik kita melainkan titpan semata. Maka sudah sepantasnyalah kita menjaga dan bersyukur atas “titipan” itu karena suatu saat itu semua akan dikembalikan kepada Allah SWT. BEBERAPA NIKMAT ALLAH LAINNYA anggota tubuh yang lengkap. Sebagian besar orang baru menyadari kenikmatan ini setelah dikurangi oleh Allah. Nikmat anggota badan ini, akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Diberikan kesehatan. Nikmat ini tidak bisa dinilai dengan uang. Jika kita sakit, berlembar-lembar uang kita keluarkan. Dua kenikmatan yang kebanyakan manusia lupa sehat dan waktu luang. Nikmat harta. Orang yang bersyukur kepada Allah akan menggunakan harta sesuai dengan apa yang telah diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. 4. Nikmat Keamanan. Orang yang tidak mencampurkan keimanan dan kedholiman maka baginya keamanan’. Dengan nikmat keamanan ini, kita bisa beribadah ataupun menuntut ilmu dengan perasaan tenang. Hidayah beragama Islam dan nikmat iman. SUBHAANALLAH !!, ini adalah nikmat yang paling besar. Mengapa demikian? Karena dengan nikmat ini kita bisa membedakan kejahatan dan kebaikan, mana yang diperbolehkan oleh agama atau manakahyang tidak diperbolehkkan. CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui hati. Cara bersyukur kepada Allah dengan hati ini maksudnya adalah dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya hanya dari Allah SWT semata. Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui lisan kita. Caranya adalah dengan kita memperbanyak ucapan alhamdulillah segala puji milik Allah wasysyukru lillah dan segala bentuk syukur juga milik Allah. Mensyukuri nikmat Allah dengan perbuatan kita. Yaitu perbuatan dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarangNya. PerintahNya termasuk segala hal yang yang berhubungan dalam rangka menunaikan perintah-perintah Allah, baik perintah itu yang bersifat wajib, sunnah maupun mubah. Anggapan kebanyakan orang, bersyukur kepada Allah hanya perlu dilakukan pada saat mendapatkan anugrah besar atau terbebas dari masalah besar adalah hal yang merupakan suatu kekeliruan yang besar. Padahal jika kita merenung sejenak, maka kita akan bisa menyadari bahwa kita semua ini dikelilingi oleh nikmat yang tidak terbatas banyaknya. Dalam hitungan. CARA MENUMBUHKAN PERASAAN SYUKUR 1. Merenung bukan membayangkan 2 Lihatlah yang memberi nikmat, bukan besar kecilnya nikmat. Jika engkau mendapatkan nikmat dari Allah, jangan lihat besar kecilnya nikmat, tapi lihatlah yang memberi nikmat Rabbul ’alamin. 3. Lihatlah yang berada di bawah kita kaitannya dengan nikmat 4. Ingatlah keutamaan syukur. Orang beriman yakin, jikalau bersyukur kepada Allah, maka akan mendapatkan keutamaan. 5. Sadarilah bahwa yang mampu memberikan hidayah untuk bersyukur hanyalah Allah semata. 6.Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui hati. Cara bersyukur kepada Allah dengan hati ini maksudnya adalah dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya hanya dari Allah SWT semata. 7.Mensyukuri nikmat Allah dengan melalui lisan kita. Caranya adalah dengan kita memperbanyak ucapan alhamdulillah segala puji milik Allah wasysyukru lillah dan segala bentuk syukur juga milik Allah. 8.Mensyukuri nikmat Allah dengan perbuatan kita. Yaitu perbuatan dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarangNya. PerintahNya termasuk segala hal yang yang berhubungan dalam rangka menunaikan perintah-perintah Allah, baik perintah itu yang bersifat wajib, sunnah maupun mubah. CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH Hatinya tunduk, dan meyakini bahwa kenikmatan itu pemberian Allah. Hati itu untuk ma’rifah mengenal Allah dan mahabbah mencintai Allah. Tanamkan dalam hati bahwa nikmat itu dari Allah semata. Lisannya memuji Allah. Jika diberi nikmat, maka hakikatnya itu adalah nikmat dari Allah, maka pujilah Allah. Ucapkan pula, jazakumulloh khoiron kepada orang yang telah memberikan bantuan dan perbanyaklah menyebut nikmat-nikmat Allah. Hasan al-Bashriy berujar, ”Perbanyaklah menyebut nikmat-nikmat Allah. Sesungguhnya itu adalah kesyukuran.” Anggota tubuhnya melaksanakan ketaatan kepada Allah. Dalam hal ini anggota badan dijadikan sebagai sarana untuk taat kepada Allah dan mencegah dari maksiat kepada-Nya. Meyakini dalam hati bahwa nikmat yang diterima semata-mata pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seorang yang beriman seharusnya tidak menisbatkan mengarahkan sebab timbulnya nikmat kepada kekuatan, kepintaran, keberaniannya, dan semisalnya. Sebagai contoh Nabi Sulaiman alahi salam tatkala singgasana Ratu Saba’ bisa didatangkan di hadapannya dalam tempo sekejap, maka beliau berkata “Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari akan nikmat-Nya.” QS. An-Naml 40. Memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala karunia-Nya. Ini dilakukan dengan cara mengucapkan puji syukur dan menceritakannya secara lahir. Karena, dengan selalu mengingat dan menceritakan bukan untuk kesombongan pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mendorong untuk bersyukur. Hal itu karena manusia mempunyai tabiat menyukai orang yang berbuat baik kepadanya. Menggunakan nikmat untuk taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Salah satu bentuk realisasi kita terhadap mensyukuri nikmat Allah dan sehat ini adalah dengan berbuat taat dalam beribadah bukan malah sebaliknya yaitu untuk berbuat maksiat. Karena pada dasarnya hal ini adalah merealisasikan beragam amal shalih sebagai bentuk mensyukuri nikmat. Memelihara Kesehatan Badan. Cara menjaga kesehatan badan yaitu yaitu bisa dengan jalan antara lain tidak merokok dan tidak meminum – minuman keras beralkohol karena dalam hal kedua tersebut banyak mudharat dan akan menyebabkan gangguan kesehatan pada diri kita juga. Tidak berjudi yang ini adalah haram hukumnya yang dapat membuat seseorang menjadi salah satu dari penyebab stress dan juga pada akhirnya bisa menyebabkan penyakit stroke. 8. Mengatur Pola Makan, Istirahat dan Olahraga. Cara kedua ini lebih mudah kita sebut dengan menjalankan pola hidup yang sehat. Karena dengan menjalankan pola hidup sehat akan bagian dari cara dan tips mensyukuri nikmat sehat dalam Islam yang bisa kita coba terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Menjaga Kebersihan. Islam juga memberikan perhatian dalam rangka menjaga kesehatan dan mensyukuri nikmat sehat dengan adanya anjuran dan perintah menjaga kebersihan. “Annadha fatu minal iiman” kebersihan itu adalah sebagian dari pada iman. Menjaga kebersihan adalah salah satu upaya untuk mencapai kesehatan dan bagian dari sekian banyak tips kesehatan. Dengan fisik yang sehat kita akan lebih khusyuk dalam ibadah, lebih fokus dalam bekerja-belajar, lebih siap mengemban amanah, lebih totalitas dalam mengerjakan segala sesuatunya. Post navigation
Jakarta - Kiamat adalah peristiwa besar yang sering digambarkan sebagai kegoncangan dan kehancuran alam semesta beserta isinya. Sebagai umat Islam wajib percaya bahwa kiamat kelak pasti akan terjadi sebab mengimani hari kiamat termasuk rukun iman yang akan datangnya hari kiamat bahkan telah termaktub dalam Al-Qur'an surah Al-Hajj ayat 7, Allah SWT berfirman,وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ Artinya "Sesungguhnya kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur." QS Al-Hajj 7Disebutkan dalam buku Dasar-dasar Memahami Iman, Islam, dan Ihsan karya Ipnu R. Noegroho, kiamat itu pasti terjadi meski tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya. Hanya Allah SWT yang mengetahui waktu terjadinya kiamat. Melalui surah Al-A'raf ayat 187, Allah SWT telah berfirman,يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّيْۚ لَا يُجَلِّيْهَا لِوَقْتِهَآ اِلَّا هُوَۘ ثَقُلَتْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ لَا تَأْتِيْكُمْ اِلَّا بَغْتَةً ۗيَسْـَٔلُوْنَكَ كَاَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَاۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَArtinya "Mereka menanyakan kepadamu Nabi Muhammad tentang kiamat, "Kapan terjadi?" Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada seorangpun yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. Kiamat itu sangat berat huru-haranya bagi makhluk yang di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah Nabi Muhammad, "Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." QS Al-A'raf 187Meski tidak diketahui kapan terjadinya, umat Islam dapat mengimani hari kiamat dengan mengetahui macam-macam dan tandanya. Berikut ini dari buku Akidah Akhlak karya Harjan Syuhada & Fida' Abdilah, macam-macam kiamat terdiri dari dua bagian, yaitu kiamat sugra dan Kiamat SugraKiamat sugra adalah kiamat kecil seperti kematian yang dialami oleh seseorang. Setiap makhluk yang bernyawa akan mengalami mati, sebagaimana sabda Rasulullah SAW,إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمْ فَقَدْ قَامَتْ قِيَامَتُهُ رواه الديلميArtinya "Bila salah seorang mati maka sesungguhnya kiamatnya telah tiba." HR DailamiSelain kematian, tanda-tanda kiamat sugra antara lain sebagai berikutIlmu agama diangkat atau sudah tidak diperhatikan lagi karena dianggap tidak penting. Bahkan, semakin lama akan hilang sebab semua orang mewabah dimana-mana dengan nyata sebab orang-orang yang beribadah sudah tidak mempergunakan jenis minuman keras dijual laki-laki lebih sedikit dibandingkan dua golongan besar yang saling membunuh dan di antara mereka terjadi peperangan hebat dengan alasan keluhuran ulama dan ahli agama banyak yang meninggal sehingga diangkatlah manusia bodoh menjadi terjadi gempa bumi yang kehebatannya melebihi saling menumpuk kekayaan dan bermegah-megahan dengan Kiamat KubraKiamat kubra atau kiamat besar adalah kehancuran alam semesta dengan segala isinya. Rusaknya alam kelak akan dimulai dengan guncangan yang sangat dahsyat, tidak seperti yang dialami ketika terjadi gempa bumi benar-benar diguncangkan oleh Allah SWT, ada tanda-tanda yang mengiringi terjadinya kiamat kubra, yaitu sebagai berikutMatahari terbit dari ufuk barat dan seluruh manusia akan beriman dan berbuat baik sebagaimana orang-orang sebelum mereka. Namun, iman dan amal baik mereka sudah tidak ada gunanya binatang-binatang aneh yang mampu berbicara kepada orang-orang yang tidak beriman dengan ayat-ayat Allah Imam Dajjal yang mengajak manusia berpaling dari agama yang Yakjuj dan Makjuj, yaitu orang-orang yang membuat kerusakan di muka asap dukhan memenuhi jagat raya dan asap itu tinggal di bumi selama empat puluh Al-Qur'an dan mushaf hingga tak tertinggal satu huruf pun, yang tersisa hanyalah kertas putih bersih dan tak seorang pun mengingat bunyinya bahkan yang menghafalnya meski hanya satu kiamat ini turut diterangkan Imam Ibnu Katsir dalam Kitab An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim melalui riwayat Abu Syuraihah Hudzaifah bin Usaid, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Kiamat tidak akan terjadi sebelum kalian melihat sepuluh tanda-tandanya 1 terbitnya matahari dari barat, 2 asap, 3 binatang melata, 4 munculnya Ya'juj dan Ma'juj, 5 keluarnya Dajjal, 6 munculnya Isa bin Maryam, 7 tiga gerhana; gerhana di barat 8 gerhana di timur, 9 gerhana di Jazirah Arab, 10 api yang keluar dari dasar Aden yang menggiring manusia atau mengumpulkan manusia dan bersama mereka di mana saja berada." HR Muslim, Ahmad, dan lainnya. Ibnu Katsir mengatakan hadits ini shahih
berikut ini adalah macam macam nikmat allah kecuali